Pada Selasa, 29 September 2026 aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Solo Raya menggelar aksi bertajuk ‘September Hitam’ di Bundaran Gladak, Solo, pada sore hari. Aksi diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai instansi, aksi berlangsung hingga petang dengan rangkaian kegiatan berupa orasi, pembagian kajian isu aksi, doa bersama, penyalaan lilin, tabur bunga, dan penyampaian pernyataan sikap.

Massa aksi mendatangi Bundaran Gladak, Solo, sebagai titik pelaksanaan aksi September Hitam.

Massa aksi membentangkan spanduk yang telah diberi tulisan menggunakan cat semprot di Bundaran Gladak, Solo. Berbagai tulisan pada atribut aksi digunakan untuk menyampaikan pesan dan tuntutan yang dibawa peserta dalam aksi September Hitam.

Mahasiswa membagikan kajian mengenai September Hitam kepada masyarakat yang melintas di sekitar Bundaran Gladak. Kajian tersebut dibagikan untuk memperkenalkan isu dan tuntutan yang dibawa massa aksi kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Seorang mahasiswa menyampaikan orasi di hadapan massa aksi di Bundaran Gladak, Solo.


Memasuki waktu petang, massa aksi menyalakan lilin dan duduk melingkar. Penyalaan lilin menjadi bagian dari rangkaian aksi September Hitam.

Mahasiswa menjajarkan sejumlah poster yang memuat informasi kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tengah Bundaran Gladak, Solo.


Massa aksi menundukkan kepala untuk mengikuti doa bersama dilanjutkan dengan aksi tabur bunga di tengah Bundaran Gladak, Solo.

Sebagai bagian penutup rangkaian aksi September Hitam, massa aksi menyampaikan pernyataan sikap di Bundaran Gladak, Solo.



Massa aksi membubarkan diri dan meninggalkan Bundaran Gladak, Solo. Sejumlah peserta aksi membentangkan spanduk dan poster selama berjalan meninggalkan lokasi aksi.
_Syiva
