Ayat-Ayat Kiri

Kami baca dunia dari sisi yang luka,

di bawah langit muram, dibalik suara.

Yang di bungkam oleh cengkraman baja,

Kami menulis dengan darah dan bara.

Ayat kami tidak lahir di mimbar kuasa,

tapi dari peluh buruh, tangis petani,

suara jalanan, jerit perut lapar,

dan nyala mata yang tak sudi mati.

Kami tidak punya mimpi menjilat singgasana,

hanya nyanyian keras tentang setara,

tentang tanah untuk mereka yang menanam,

tentang sekolah tanpa harga,

tentang rumah tanpa utang.

Jika kau sebut kami kiri,

maka biarlah kiri bearti berdiri,

melawan rakus yang memamah bumi,

membela hidup yang nyaris tak dimiliki.

_ND_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *