Zikir Gubuk Tua

Aku sudah tua
dan ingatanku merajalela


ketika aku masih muda
aku memeluk mereka


mereka yang meneduhkan raga
dalam pelukku yang sudah renta


menadah bulir keringat di balik caping
dengan doa yang terselip di balik kuping


atap jeramiku yang bersela-sela
menguapkan ke langit pada Sang Pencipta
lantai rapuhku menjadi lapang
bilamana orang-orang menumpang sembahyang


larik-larik doa dibasuhkan
pada cangkul yang disandarkan
di dinding fananya kehidupan
hingga merembes air Tuhan
ketika langit menandakan hujan


atas tubuh yang kurelakan reyot
meneduhlah dengan zikir
bersama burung-burung yang mencari harta

di pelupuk mata kicau burung berzikir pagi

kokok ayam berzikir senja

dan aku tetap di sini

menunggu peneduh berikutnya

dengan zikir di kepala

Faizatul Irbah_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *