Resensi Buku Sepasang Sepatu Tua 

Judul                           : Sepasang Sepatu Tua 

Pengarang                   : Sapardi Djoko Damono

Penerbit                       : PT. Gramedia Pustaka Utama 

Jumlah Halaman         : 114  

Tahun Terbit               : 2019

ISBN                           : 978-602-06-2672-7

    Buku Sepasang Separu Tua merupakan gabungan dari beberapa cerita pendek karya Sapardi Djoko Damono. Terdapat 19 judul yang berdiri sendiri dan tidak terikat satu sama lainnya, sehingga para pembaca dapat memahami dan memaknai karakter di masing-masing cerita. Di dalam buku ini beberapa cerita memiliki tokoh utama yang mungkin tidak terbayangkan oleh para pembaca. Ada beberapa judul yang menggunakan benda sebagai tokoh bahkan topik pembahasan dalam ceritanya. Contoh saja pada judul Sepasang Sepatu Tua, pada judul ini menceritakan bagaimana kisah sepasang sepatu yang dibeli pemilik pada saat ke luar negeri. diceritakan pula bagaimana sang pemilik yang penasaran dengan percakapan sepatu tersebut karena setiap hari cerewet berbincang satu sama lainnya. Cerita ini memberikan pesan kepada para pembaca agar lebih menghargai benda di sekitar kita khususnya pada benda yang terlihat sepele oleh kita. Seperti kisah sepasang sepatu tersebut yang menemani pemiliknya hingga bertahun-tahun.

    Selain judul cerita sepasang sepatu diatas, ada beberapa judul serupa yang dapat dinikmati oleh para pembaca seperti Rumah-rumah, Arak-Arakan Kertas, Daun Di Atas Pagar dan lainnya. Beberapa cerpen lainnya juga tidak kalah menarik seperti cerpen Wartawan yang Menunggu Pengadilan Terakhir. Di dalam cerpen tersebut diceritakan seorang wartawan yang telah mati dan menunggu sidang terakhirnya. Namun, saat menunggu malah ingin menemui dan mewawancarai kakek kami karena naluri yang sudah terlatih sangat lama saat menjadi seorang wartawan. Di dalam cerita ini juga menggambarkan bagaimana seseorang yang sangat berdedikasi pada pekerjaaanya hingga pada saat ia mati pun masih memiliki naluri untuk bekerja.

     Cerpen-cerpen yang berada didalam buku ini memiliki karakternya masing-masing, namun juga menyelipkan sebuah pesan yang sangat bermanfaat untuk para pembaca. Alur dalam cerita juga tidak berbelit-belit dan sangat mudah dipahami oleh pembaca. Sudut pandang yang digunakan dalam buku ini menggunakan sudut pandang orang pertama yang dapat membuat para pembaca bisa merasakan secara langsung pesan yang ingin disampaikan oleh penulis. Ceritanya juga tidak terlalu panjang, cerpen dalam buku ini dikemas secara ringkas sehingga pembaca tidak bosan.

    Namun, pada dasarnya buku ini termasuk buku yang sulit dipahami oleh pembaca karena walaupun cerita dikemas secara ringkas tapi gaya bahasa yang digunakan penulis adalah gaya bahasa yang tinggi. Jadi, jika pembaca yang belum terbiasa membaca buku yang bergaya bahasa tinggi butuh beberapa kali mengulang bacaan agar paham maksud yang disampaikan penulis dalam cerita tersebut. Selain dengan penggunaan gaya bahasa dan diksi yang sulit dipahami, buku ini masih menjadi rekomendasi untuk dibaca.

    Diluar semua kekurangan yang dimiliki, buku ini masih sangat direkomendasikan untuk dibaca karena selain memiliki pesan yang dituliskan secara tersirat oleh penulis. Buku ini juga memberikan sudut pandang baru pada beberapa cerpen yang didalamnya yang dapat menjadi pengetahuan dan pedoman untuk para pembacanya dalam kehidupan sehari-hari.

_Rahma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *