Resensi Film Malin Kundang Karya Joko Anwar


Judul : Legenda Kelam Malin Kundang
Genre : Misteri 18+
Penulis naskah : Joko Anwar
Sutradara : Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat
Durasi film : 1 jam 39 menit
Produksi : Come and See Pictures, Rapi Films, dan Legacy Pictures. 
Pemeran : Rio Dewanto, Faradina Mufti, Vonny Anggraini, Jordan Oma, Nova Eliza, Gambit Saifullah, Tony Merle, Henry Manampiring.

Legenda Kelam Malin Kundang merupakan sebuah film layer lebar yang diadaptasi dari cerita legenda Malin Kundang yang berasal dari Sumatera Barat. Film asli dari Malin Kundang ini sudah popular sejak kita masih kecil. Film yang dirilis pada 27 November 2025 ini mengisahkan tentang kisah kelam seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya dengan cara membunuh dan menghina orang tuanya di depan istrinya karena orang tuanya merupakan seorang pelacur demi menghidupi anaknya yang Bernama Alif.
Film Legenda Kelam Malin Kundang menceritakan tentang perjalanan hidup seorang anak bernama Alif yang sudah mempunyai seorang istri dan anak yang tinggal di kota. Singkat cerita Alif mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan ia kehilangan separuh ingatannya. Namun, ia masih bisa mengingat anak dan istrinya. Tak lama kemudian Ibunya yang berasal dari kampung berkunjung ke kota untuk mengunjungi Alif dan keluargnya. Namun, keanehan terjadi ketika Ibu Alif menginap di rumah mereka.
Keanehan tersebut terjadi karena masa lalu kelam yang dimiliki oleh Alif dan Ibunya. Masa lalu terus menghantui Alif dan membuat hidupnya tidak tenang. Namun, hal tersebut juga secara perlana memulihkan ingatannya. Kecelakaan mobil tersebut tidak hanya menimbulkan hilang ingatan, tetapi juga merubah sifat asli Alif yang awalnya Ia adalah seorang yang introvert dan suka marah-marah sehingga menjadikan rumah tangganya tidak harmonis. Suatu saat, Alif teringat dan rindu kepada ibunya dan dia mencoba untuk mencari tahu Dimana keberadaan ibunya yang sebenarnya karena ternyata setelah ingatan Alif membaik wanita yang berkunjung kemarin bukanlah Ibu aslinya melainkan orang yang Ia sewa untuk menjadi Ibunya ketika Ia masih menjadi dirinya yang dulu. Setelah dicari tahu, ternyata Ia baru ingat bahwa Ia yang membunuh Ibunya sendiri karena marah Ibunya menjadi seorang pelacur.
Film yang bergenre misteri ini juga sedikit menampilkan adegan horror ketika Ibu Alif menghantui Alif di rumahnya karena perlakuannya di masa lalu. Walaupun film ini memiliki ending yang cukup membingungkan karena diakhir film menunjukkan bahwa ingatan Alif telah pulih dan kembali bersama anak istrinya di kota, tetapi tetap memberikan rasa penasaran yang cukup tinggi kepasa penonton.
Secara keseluruhan film ini mempunyai plotwist yang cukup menarik yang tidak disangka oleh penonton. Namun, film ini tidak cocok untuk remaja dan anak-anak dibawah umur 18 tahun karena terdapat beberapa adegan yang kurang pantas untuk dilihat. Alur cerita yang disajikan justru alur maju mundur dan itulah yang membuat penonton semakin penasaran mengapa tokoh tersebut berperilaku tidak biasa.


Mimi_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *