Kolaborasi Tim KKN UNS 81 dan SDN Seloprojo Hadirkan Kegiatan Ecoprint untuk Penguatan Literasi Lingkungan Siswa

Mahasiswa KKN UNS berfoto bersama siswa peserta pelatihan ecoprint dengan menunjukkan hasil ecoprint yang telah jadi di SDN Seloprojo, Ngablak, Magelang, Kamis (29/1). KKN 81 UNS Seloprojo/Sawitri

Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana daun dan bunga di sekitar dapat menghasilkan motif alami pada kain. Siswa SDN Seloprojo sangat antusias dalam mengikuti tahapan pembuatan ecoprint ini. Mahasiswa KKN dan guru pendamping turut membimbing siswa dalam memilih jenis daun yang menghasilkan cetakan yang jelas dan menarik. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga memperkenalkan konsep pemanfaatan sumber daya alam secara sederhana dan ramah lingkungan. Dengan suasana belajar yang interaktif, siswa terlihat lebih aktif bertanya dan mencoba berbagai variasi daun untuk menghasilkan motif ecoprint yang unik.

Proses pembuatan ecoprint oleh siswa SDN Seloprojo, Ngablak, Magelang, Kamis (29/1). KKN 81 UNS Seloprojo/Sawitri

Dalam kegiatan tersebut, tim KKN memperkenalkan teknik ecoprint dengan metode sederhana, yaitu menata daun di atas kain kemudian mengetuknya hingga menghasilkan motif alami. Siswa memanfaatkan berbagai jenis daun dan bunga yang mereka amati di lingkungan sekitar, baik di area sekolah maupun di rumah. Pendampingan dilakukan secara bersama antara mahasiswa KKN dan guru sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif. Siswa tidak hanya belajar membuat karya kreatif, tetapi juga memahami bahwa potensi alam di sekitar mereka dapat dimanfaatkan secara positif.

Kegiatan ecoprint ini menjadi contoh nyata implementasi kemitraan pendidikan yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17, yaitu membangun kerja sama yang kuat untuk mencapai tujuan pembangunan. Sinergi antara tim KKN UNS 81, pihak sekolah, serta siswa menciptakan proses pembelajaran yang saling mendukung dan berkelanjutan. Guru pendamping dari SDN Seloprojo juga mengapresiasi kegiatan ini karena mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung.

Selain menghasilkan karya ecoprint, siswa juga diajak berdiskusi mengenai perbedaan bentuk, tekstur, serta hasil cetakan dari berbagai jenis daun yang digunakan. Diskusi tersebut membuka ruang interaksi antara mahasiswa, guru, dan siswa sehingga tercipta proses belajar yang kolaboratif. Melalui kemitraan yang terjalin dalam kegiatan ini, diharapkan upaya peningkatan literasi lingkungan dapat terus berkembang melalui kerja sama berbagai pihak. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pencapaian SDGs di tingkat desa.

Penulis: Nabilla Sabilla
Editor: Anto Juli Sasongko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *