
Tanggal Rilis: 16 Mei 2008
Sutradara: Andrew Adamson
Perusahaan Produksi: Walt Disney Pictures
Penulis Cerita: C.S Lewis
Durasi Film: 145 menit
Jenis Film: Fantasi
The Chronicles of Narnia l: Prince Caspian adalah film kedua dari Seri The Chronicles Of Narnia yang tayang pada 2008. Film pertama dari seri ini sendiri sudah diproduksi pada 2005 dengan judul “The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch and The Wardrobe” dan film terakhir yang merupakan sequel dari film kedua dari Seri Narnia juga telah diproduksi dan tayang pada 2010 dengan judul “The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader”.
Film ini sendiri menceritakan bagaimana keadaan Narnia yang sekarang dikuasai oleh Bangsa Telmarin setelah ditinggalkan keempat anak Pevensie dan Aslan 1300 tahun yang lalu. Diawali dengan lahirnya anak dari paman Pangeran Caspian X bernama Miraz, yang membuat Sang Pangeran harus melarikan diri dari pengawal kerajaan yang berusaha untuk membunuhnya ke dalam hutan. Di dalam hutan Sang Pangeran bertemu dengan dua kurcaci yang merupakan Bangsa Narnia yang sedang bersembunyi. Dengan tidak sengaja pula, Sang Pangeran memanggil Raja Ratu Narnia terdahulu yang pada saat itu sudah kembali ke dunia nyata.
Keempat anak Pevensie yang pada saat itu akan menaiki kereta akhirnya kembali ke Narnia. Di sana mereka dikejutkan melihat keadaan Narnia yang jauh beda, lalu mereka dipertemukan oleh kurcaci yang bernama Trumpkin yang pada saat itu akan dijatuhkan ke laut oleh pengawal dari Bangsa Telmarin. Trumpkin menunjukkan jalan kepada empat bersaudara Pevensie ke tempat para Bangsa Narnia bersembunyi. Di tengah perjalanan, Peter bertemu dan berkelahi dengan Prince Caspian X yang ternyata sudah bergabung dengan Reepicheep Si Tikus dan Bangsa Narnia lainnya. Pada akhirnya Prince Caspian menyadari bahwa keempat anak Pevensie itu merupakan raja terdahulu Narnia dan mereka melanjutkan perjalanan.
Sesampainya di sana mereka merencanakan untuk menyerang Istana Miraz, namun pada saat penyerangan terjadi Prince Caspian melakukan sebuah kesalahan yang membuat setengah Pasukan Narnia mati. Saat mereka kembali, pasukan pengintai yang dimiliki Miraz mengetahui dimana tempat persembunyian mereka dan mengirimkan pasukan untuk menyerang. Prince Caspian memberikan usulan rencana, dimana Peter berhadapan langsung dengan Raja Miraz dan di waktu yang sama Lucy mencari Aslan. Pada akhirnya, perang tersebut dimenangkan oleh Bangsa Narnia dan Prince Caspian diangkat menjadi raja. Saat Caspian menjadi raja, dia mengadakan pertemuan, yang mengatakan bahwa jika ada Bangsa Telmarin yang bersedia untuk tinggal, dapat tinggal di Narnia dan hidup bersama dengan Bangsa Narnia yang lain. Jika ada yang tidak bersedia, dapat melewati ruang waktu yang diciptakan oleh Aslan dan dikembalikan ke tempat dimana Bangsa Telmarin berasal.
Kelebihan dari film ini adalah penggambaran tokoh yang menarik, dimana ada hewan yang berbicara dan pohon yang hidup. Selain itu, film ini juga mengajarkan bahwa semua makhluk dapat hidup berdampingan dengan damai apabila saling menghargai satu sama lainnya.
Kekurangan dalam film ini yaitu seperti ada plot yang hilang karena tidak dijelaskan mengapa Aslan ikut menghilang setelah para Pevensie kembali ke dunia nyata. Tapi film ini masih sangat recomended untuk ditonton, dikarenakan ada banyak pesan yang dapat kita petik didalamnya. Namun karena banyaknya adegan peperangan didalamnya, film ini sebaiknya dapat ditonton oleh seseorang yang umurmya lebih dari 14 tahun.
_Rahma
