DEMA FKIP UNS Kembali Aktif Setelah Dua Tahun Vakum : BEM dan UKM Beri Dukungan Penuh

Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret kembali beroperasi setelah dua tahun vakum. Muflich Sajidan Fairuz, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Tegar Pambudi, Ketua DEMA menyampaikan bahwa kehadiran kembali DEMA diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta mahasiswa FKIP.

DEMA berfungsi sebagai suatu wadah aspirasi mahasiswa, pengawas kegiatan kemahasiswaan, dan mitra strategis bagi UKM dan BEM. Sayangnya, DEMA sempat mengalami vakum selama dua tahun dan keaktifan kembali mereka tentunya menarik perhatian mengenai penyebab dan sejauh mana DEMA mampu merangkul mahasiswa. Ketua DEMA mengatakan vakumnya DEMA dipengaruhi banyak faktor yang mempengaruhi berhentinya reorganisasi DEMA. “Pertama, dampak dari COVID-19 yang membuat kader di dalamnya semakin redup, sehingga pengurus sulit beraktivitas. Kedua, dari sisi kaderisasi, pemira yang kurang diminati membuat pendaftaran menurun drastis, dan tidak ada lagi penerus dari kalangan mahasiswa FKIP,” ungkap Tegar, Ketua DEMA (1/3).

Kembalinya DEMA manjadi sorotan mengingat perannya yang sangat penting dalam pemerintahan mahasiswa. Proses reaktivasi ini tidak berlangsung tiba-tiba, melainkan melalui serangkaian langkah yang melibatkan berbagai pihak. “Kami memulai dengan inisiasi dari fakultas, berdiskusi dengan para pembina DEMA. Fakultas kemudian mengambil langkah rekrutmen, mengundang setiap program studi untuk mengirimkan satu perwakilan ke DEMA,” jelas Tegar.

DEMA menyadari bahwa membangun kembali kepercayaan mahasiswa setelah vakum adalah tantangan besar. Mereka berencana untuk melakukan amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta membuka kotak aspirasi guna menampung keluhan dan saran dari mahasiswa. “Ini adalah tugas berat bagi DEMA, terutama ketika membahas isu selama pemira yang sangat krusial. Kepercayaan mahasiswa mulai menurun setelah dua tahun terakhir pemungutan suara, yang lebih banyak berujung pada kotak kosong. Kami ingin mengembalikan kepercayaan tersebut melalui kotak aspirasi yang terbuka lebar, silakan mahasiswa menyampaikan masukan baik melalui survei, chat, atau DM di Instagram. DEMA juga berkomitmen untuk memperbaiki AD/ART, dengan total 11 regulasi yang akan kami amandemen dan revisi,” tambah Tegar. DEMA juga berencana untuk melaksanakan beragam program kerja, termasuk sidang KBM yang bertujuan merumuskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta sidang umum untuk mengesahkan anggota BEM. Selain itu, DEMA juga akan fokus pada Komisi 1 yang berperan dalam kaderisasi, agar bisa menjaga kader-kader DEMA tetap aktif dan tidak mengalami ketidakaktifan.

Muflich, Wakil Presiden BEM FKIP UNS memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan DEMA. BEM berharap kembalinya DEMA “Kami sangat mendukung kembalinya DEMA dan berharap kehadirannya dapat membawa banyak perubahan bagi UKM di FKIP UNS,” kata Muflich (1/3). Dukungan serupa disampaikan UKM Lingkar Studi Pendidikan (LSP) “Ini bisa menjadi langkah yang positif, mengingat pentingnya fungsi DEMA dalam pemerintahan mahasiswa di FKIP, yang juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara mahasiswa dan UKM dalam menampung aspirasi demi perbaikan yang lebih baik,” ujar Dhita, Pemimpin Umum UKM LSP (27/2).

Dengan kembali aktifnya DEMA, diharapkan sinergi antara BEM, UKM, dan mahasiswa FKIP UNS dapat terjalin lebih baik. Sajidan selaku Wakil Presiden BEM menyampaikan harapannya yang besar terhadap DEMA. “Dengan adanya DEMA, kami merasakan dampak yang begitu besar, terutama dalam hal pengawasan dan penyampaian aspirasi,” ujar Sajidan (1/3). BEM optimis bahwa DEMA dapat membawa perubahan positif bagi UKM FKIP UNS dan menjalankan peraturan dengan baik, sehingga tercipta sinergi yang lebih baik. Sementara itu, Dhita, perwakilan dari UKM LSP berharap DEMA dapat menjadi wadah yang efektif untuk menyampaikan aspirasi dan melaksanakan program kerja yang berkolaborasi dengan UKM.

_Sofi_Shifa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *